G30S PKI, Supersemar dan Bung Karno


H.M. Soeharto

Sejak tahun 1958 sewaktu Bapak Soeharto sebagai Panglima devsi diponogoro, setelah pemilu pada waktu bung Karno mengunjungi daerah sebagai penguasa perang pak Harto mendampngi bung Karno dimobil dalam perjalanan dari lapangan banteng sampai kekota selama perjalanan pak Harto banyak melaporkan soal keamanan dan juga bertanya mengenai PKI dijawa tengah sebagai pemenang pemilu apakah tidak membahayakan pancasila nantinya, karena ideologi pancasila dan ideologi komunis, tentunya ideologi komunis akan mendirikan negara komunis pula dan nyatanya sekarang komunis sebagai pemenang apa tidak membahayakan pancasila ?
Bung Karno menjawab karena kenyataan PKI mendapat dukungan rakyat Golongan kekuatan yang harus kita perhatikan kita perhitungkan karena itu kita harus berjuang untuk menjadikan PKI menjadi PKI pancasila.
lalu pak Harto balik bertanya apa mungkin ?
Bung Karno menjawab ini perjuangan bapakmu serahkan kepada saya, kamu tidak usah turut-turut.
sampai disini Bapak Soeharto sudah melihat bahwa bung Karno tidak akan menghilangkan PKI akan tetapi akan menggunakan PKI.

Sehingga walapun sudah kembali ke UUD 1945 dengan dekrit presiden 5 juli 1959 pelaksanaannya sampai tahun 1965 tidak sesuai dengan apa yang tercantum dalam UUD 1945 khususnya dalam rangka melaksanakan konsep perjuangan bung karno bagaimana dalam membawa kelangsungan perjuangan bangsa indonesia untuk mencapai cita-citanya.

Dilihat dari sisi ideologi memang kita dapat mengerti kenapa tidak segera dterapkan sebagaimana tercantum didalam UUD 1945 baik lembaga-lembaga tinggi negara maupun kekuasaan daripada presiden mandataris dsb.
Kenapa? sebenarnya landasan ideologi perjuangan Bung Karno Marsisme, tetapi yang diterapkan di indonesia lain dengan marsisme yang diterapkan dieropa timur mosqo rusia dsb.
Perbedaannya apa? kalau marsisme linimisme komunisme yang diterapkan disana rakyat adalah kelompok yang tidak turut memiliki alat produksi apakah itu pabrik tanah dsb. Hanya kaum plorotar yang dapat memiliki, kaum plorotar sebagai pemegang kekuasaan sehingga berlakulah diktaktor plorotariad dinegara-negara komunis. Sedangkan di indonesia tidak demikian walaupun kecil rakyat turut memiliki alat produksi dan tanah yang menjadi sumber kehidupan. ini digambarkan oleh bung Karna dengan seorang petani bernama marhaen yang memiliki sebidang sawah kecil. untuk penerapan marsisme dilakukan seperti keadaan marhaen makanya marsisme yang diterapkan dinamakan marhaenisme yang pada dasarnya marsisme.

Setelah dekrit presiden 5 juli bung karno tidak meninggalkan marsis. Buktinya bung Karno mengembangkan perjuangannya dengan mempersatukan semua kekuatan dan ideologi dalam satu meja untuk mencapai cita-citanya. Dalam rangka inilah kemudian timbul Nasakom (Nasionalis Agama Komunis), ini yang kemudian menjadi pusat kekuatan bung Karno. Konsep Nasakom ini diterapkan bukan hanya kedalam negeri tetapi juga sudah dijual keluar negeri melalui pidatonya bung Karno diPBB.

Sampai kemudian terjadilah peristiwa G30S PKI 1965, pak Harto memperoleh kepercayaan mendamping, mengatasi secara keseluruhannya. Pak Harto mengingatkan kembali bahwa tahun 1958 sudah pernah bertanya apakah PKI tidak membahayakan Pancasila, dan mengenai peristiwa G30S PKI yang meninggalnya jendral-jendral itu dalam revolusi hanya merupakan suatu hal yang kecil kata bung Karno. Bagi Bapak Soeharto bukan jendralnya saja akan tetapi benar-benar bahwa PKI komunis itu sudah mengancam Pancasila. namun bung karno masih berusaha pada konsepnya untuk mempersatukan daripada Ideologi.

Karena itu setelah G30S PKI, konflik yang timbul dalam mengatasi situasi demikian ada perbedaan-perbedaan diantaranya konsep rakyat yang mengharapkan dan menginginkan PKI itu harus dibubarkan sedangkan bung karno tetap ingin mempertahan PKI dalam rangka konsep nasakomnya itu. Ini semua tersirat dalam dialog 4 mata antara pak Harto dan Bung Karno mulai 2 Oktober sampai 10 Maret secara berulang-ulang, pak Harto tidak menunjukan sikap menentang konsep bung karno akan tetapi mengatakan bahwa rakyat masih percaya kalau bung Karno tidak menentang arus daripada rakyat percayalah semuanya masih mendukung untuk menyelesaikan revolusi ini. Tetapi bung karno tetap berpegang teguh malah meminta Pak Harto untuk membubarkan KAMI dan KAPI.

Bung Karno meyakinkan pak Harto bahwa dia bukan lagi pemimpin indonesia akan tetapi suda jadi pemmpin dunia dia sudah terlanjur menjual konsep nasakom kepada dunia sekarang harus bubarkan PKI berarti sama dengan menyabut konsepnya dimana letak mukanya, lalu pak harto menjawab kalau begitu gampang pak yang penting sesuai yang diajarkan, yang pentingkan kepentingan rakyat kita dan kepentingan nasional dulu baru dengan kepentingan nasional dan kekuatan nasional kita bisa melangkah keluar kalau kita tidak mempunyai kekuatan didalam apa yang harus kita lakukan keluar. Karena caranya demikian jadikan saya (Pak Harto) bamper saya yang akan bubarkan PKI maka dunia akan melihat bukan bung Karno yang membubarkan setelah itu untuk kepentingan kedalam walaupun saya yang bubarkan PKI bapak menyetujuinya agar rakyat dapat menerima. Tidak bisa jawab bung Karno.

Tanggal 11 maret 1966 terjadi sidang kabinet dan pak Harto tidak hadir karena lagi sakit. Saat itu ada pemberitaan bahwa istana sudah dikepung oleh pasukan yang tidak dikenal kemudian bung Karno berangkat ke Bogor dengan helikopter disusul oleh semua waperdam, kemudian tiga perwira dua sebagai mentri Basuki rahmat, yusuf dan amir mahmud sebagai panglima kodam ingin mendampingi bung Karno di Bogor, mereka melapor dan minta ijin kepada pak Harto sebagai atasannya dirumah pak Harto yang sedang sakit. Mereka menceritakan semua kejadian lantas minta ijin dan bertanya apakah ada pesan ?
pak Harto mengatakan tolong sampaikan

  1. Salam dan hormat saya,
  2. Sampaikan kalau saya lagi sakit sehingga tidak bisa hadir,
  3. Sampaikan kalau saya diberi kepercayaan keadaan ini akan saya atasi.

Pak Harto memperhitungkan sekian lamanya (dari 2 Okt s.d. 10 Maret) secara berulang-ulang berdialog berdua, bung karno sudah paham apa yang akan dilakukan Pak Harto jika diberi kepercayaan. Setelah sampai dibogor ketiga perwira tersebut menyampaikan pesan pak Harto setelah berdiskusi kemudian dibuatlah surat perintah sebelas maret. Dibuat tiga untuk jendral ditambah semua waperdam bandrio, aliminar, khairul saleh dan sekretaris bung Karno, kemudian ditanda tangani mendekati sore yang isinya memberikan wewenang kepada Jendral Soeharto dimana perlu untuk mengambil tindakan atas nama bung Karno untuk mengamankan perjuangan revolusi dsb. Lalu dibawa kejakarta sampai dirumah pak Harto mendekati isya. lalu Pak Harto putuskan bubarkan PKI. karena pada waktu itu ada persyaratan sebelum mengambil keputusan harus koordinasi dengan mentri-mentri panglima angkatan. maka Pak Harto adakan rapat dikontrat, Setelah dikonsep surat perintah pembubaran PKI jam satu malam baru ditanda tangani Pak Harto. pagi harinya diumumkan.

Gars besar isi Supersemar tertuang pada pidato presiden soekarno tanggal 17 Agustus 1966 yang berjudul JASMERAH
Surat perintah 11 maret bukanlah suatu penyerahan pemerintahan akan tetapi Surat perintah 11 Maret adalah suatu perintah pengamanan,
perintah pengamanan jalannya pemerintahan,
perintah pengamanan jalannya any pemerintahan,
perintah pengamanan keselesamatan pribadi presiden,
perintah pengamanan wibawa presiden,
perintah pengamanan ajaran presiden,
perintah pengamanan beberapa hal
dan Jendral Soeharto telah mengerjakan perintah itu dengan baik dan saya (Presiden Soekarno) mengucapkan terima kasih kepada Jendral Soeharto akan hal ini
presiden Soekarno juga menyampaikan pokok intisari mandat yang diterimanya dari MPRS ialah membangun bangsa dari kemerosotan jaman kolonial untuk dijadikan satu bangsa yang berjiwa yang dapat dan mampu menghadapi semua tantangan atau bangsa yang merdeka dalam abad keduapuluh sesungguhnya bahwa membangun satu negara, membangun ekonomi, membangun tehnik dan membangun pertahanan pertama-tama dan tahap utama adalah membangun jiwa bangsa.
persiden soekarno juga menyampaikan mengukutuk gestok (Gerakan Satu Oktober) yang salah harus dihukum untuk itu dibangunkan mahmilup.
mempertahankan dan bahkan menumbuhkan terus pancasla trisakti.

Tanggal 13 Maret pak Aliminar dkirim kepada pak Harto di Jakarta. pak Aliminar menyampaikan apakah tidak salah pembubaran PKI karena dalam SP 11 Maret tidak ada pembubaran PKI lalu pak Harto menjawab memang tidak ada dan pak Harto berkata saya yang bertanggung jawab dan bung Karno tau kalau saya akan bubarkan PKI. Beberapa hari kemudian bung Karno balik dari Bogor ke Jakarta dengan helikopter dijemput pak Harto dimuka istana sambil melaporkan keadaan dan mengatakan PKI sudah dibubarkannya, sambil meminta bung Karno untuk merestui. Bung Karno menjawab ya nanti dipikir dulu dan bung Karno tidak marah karena pembubaran PKI jalan terbaik untuk menyelesaikan konflik pada waktu itu.

Pada waktu upacara diistana sekitar bulan juni dalam acara maulid Nabi disaksikan sekretaris militer Suryo Sumeno bekas panglima divisi diponegoro. Pada saat Pak Harto menjemput bung Karno, pak Harto berkata kepada bung Karno ini kesempatan yang baik untuk menyampaikan restu dalam pidato (pembubaran PKI yang dilakakukan Harto saya mengetahui), bung Karno menjawab ya nanti saya adakan. sampai pidato selesai ternyata tidak disampaikan lalu pada saat mengatarkan kembali keistana pak Harto bertanya kenapa tidak keluar pak> bung Karno menjawab ya lain kali sendiri.

Agar mempunyai kekuatan konstitusional maka SP 11 Maret dikukuhkan melalui TAP MPRS NOMOR IX/MPRS/1966 TAHUN 1966 pada tanggal 21 Juni 1966. Kemudian MPRS meminta bung Karna menjelasan terjadinya G30S namun yang disampaikan bung karno Pidato nawaksara yang membela daripada konsepnya (Nasakom). Lalu timbul konfrontatif antara presiden dengan legeslatif. MPRS tidak menerima pidato nawaksara dan minta dilengkapi oleh bung Karna, dilengkapi sama saja. Karena tidak diterima laporan bung Karno konsekwensinya MPRS mencabut mandat, lalu meminta pak Harto mengantikan namun ditolak oleh pak harto dan juga tidak ada persetujuan dari 9 partai. Dalam keadaan darurat ini maka sebagai landasan dikembalikan kepada pengemban amanat TAP MPRS NOMOR IX/MPRS/1966. Pak Harto minta diangkat sebagai pejabat presiden bukan sebagai presiden.

Setelah satu tahun kemudian diangkat menjadi presiden dan ditugaskan untuk melaksanakan pembangunan 5 tahun. Walaupun MPRS pada waktu belum melengkapi GBHN dan wakil presiden. Kenapa GBHN belum ada karena belum adanya pengalaman karena selama ini haluan negara selalu ditentukan oleh pidato tahunan tiap-tiap 17 Agustus daripada presiden ini bertentangan dengan UUD 1945. Kenapa sejak proklamasi UUD 1945 tdak dapat dilaksanakan karena situasi dan kondisi dalam negri dan dunia pada waktu itu tidak memungkin untuk dijalankan sebab akan dicap sebagai negara ciptaan jepang, negara diktaktor dsb. Namun setelah dekrit presden 5 Juli malah nasakom ditegakan dan memberi kesempatan kepada PKI untuk menyusun kekuatan dan akhir merebut daripada kekuasaan namun pada akhirnya bisa ditumbangkan.

G30S PKI, PKI sudah menghimpun kekuatan dari Soksi sama WTI tetapi kekuatan angkatan bersenjata yang belum karena itu mereka mempunyai ide dalam rangka konvrontasi dengan malaysia membentuk angkatan kelima yaitu mempersenjatai buruh dan petani. Karena terdesak oleh perhitungan waktu dan pada waktu itu selalu menyandarkan pada karisma dan mendesak terus pada bung Karno serta pada waktu ada kabar bung Karno dalam keadaan sakit diramalkan oleh dokter yang didatangkan kemungkinan ada dua lumpuh atau meninggal. Kalau ini terjadi sebelum PKI berkuasa akan hancur. Maka itulah sebelum terjadi diforsir. karena hanya angkatan saja belum maka dilakukan ilfiltrasi terhadap angkatan darat ilfiltrasi bukan baru tetapi sejak tahun 45 perwira itu sudah dibina seperti contoh untung (dari solo batalion 44 bataliontikdon). pak Harto mengetahuinya karena pada waktu itu pak Harto komandanrismenya. Telah diadakan doktrinasi politik sejak tahun 45 oleh tokoh PKI yang namanya Alimin tokoh tertua setelah Tanmalaka kemudian baru Muso. sehinga sejak tahun 45 komandan regu keatas politk ideologinya adalah komunis.

Dalam rangka memperbaiki pada saat pak harto disolo semua dilatih agar supuya dipisah antara ideologi dengan keprajuritan dan itu berhasil. Tetapi karena terus dibina kembali lagi kekomunis. Sehingga pada saat membutuhkan, terdesak oleh keadaan perwira-perwira inilah yang digunakan secara kebetulan semua sudah dijakarta dan memegang kunci-kunci yang penting karena sudah dipersiapkan kearah itu.

Pada waktu pengumuman pertama untung melakukan kegiatan menghadapi dewan jendral yang mengadakan KUP terhadap bung Karno. Pak Harto sudah bisa membaca bahwa untung itu adalah PKI, tapi untung mengatakan seolah gerakan menghadapi dewan jendral. Dewan jendral sebenarnya tidak ada yang ada itu wanjakti (dewan jabatan dan kepangkatan tinggi) yang pak harto sendiri duduk didalamnya dan tidak pernah berbicara masalah politik tetapi masalah jabatan dan kepangkatan saja.

Pada waktu itu sebetulnya kostrad belum ada hanya kerangkanya saja batalion-batalionnya masih dikodam-kodam. pada waktu memperingati angkatan bersenjata 5 oktober 1965, 3 batalion ditarik kejakarta 530 jawatimur 454 jawatengah 328 jawabarat 2 diantaranya sudah digaet PKI pak Harto berusaha memisahkannya batalion 530 bisa dipisahkan, komandannya ada diistana wakilnya dipanggil pak harto dijelaskan bahwa sudah ditipu untung dan dikasih waktu sampai jam 6 untuk bergabung kembali dengan kostrat kalau tidak akan berhadapat dengan kostrat namun jam 2 sudah bergabung dengan kostrat. Sekitar jam 10 malam 2 kompi dari 454 bergabung dengan kostrat jadi tinggal hanya 2 kompi.
Sebetulnya dari segi kekuatan pada waktu itu pak Harto tidak ada kekuatan karena hanya kerangkanya saja yang ada, tetapi setelah mengetahui untung yang memimpin dan menilai dibelakangnya mesti ada. Keputusan pak Harto pada waktu itu untuk segera membumkam RRI dan RPKAD langsung ditunda dan membiarkan PKI mengadakan stepmen-stepmen supaya rakyat mengetahui tidak hanya menghadapi dewan jendral tapi apa tujuannya, sehingga kemudian mulai melakukan penurun satu pangkat dari kolonel keatas, membentu dewan revolusi, pemerintah sementara dsb. setelah semua menyeleweng dan rakyat mengetahui apa latarblakangnya itu. sebelum jam 7 malam diduduki RRI kemudian diumumkan pengumuman pak Harto dan pidato pak Harto walaupun dengan kekuatan yang relatif tidak ada berharap dukungan rakyat dan sadarnya kemabali prajurit akhirnya berhasil dengan sebaik-baiknya.

Makanya sejak lahirnya Orde Baru mempunyai tekat melaksanakan kemurnian daripada pancasila dan UUD 1945
partai komunis dimanapun juga perjuangannya menimbulkan kontradiksi pertentangan didalam pertentangan dia memanfaatkan untuk menyusun kekuatan sesudah kuat semua lawannya akan dihabisi tanpa sisa, inilah ciri-ciri daripada komunis.
pesan pak Harto kekuatan yang harus disusun sebagai persyaratan untuk mendapatkan kemenangan ada tiga kekuatan.

  1. kekuatan buruh
  2. kekuatan tani
  3. kekuatan Angkatan bersenjata
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s